Simulasi Injeksi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis serta Dampaknya terhadap Perekonomian Indonesia
(Analisis Input-Output)
Kata Kunci:
input-output, income, labor, Makan Bergizi GratisAbstrak
Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan injeksi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap perekonomian Indonesia dengan menggunakan model input-output (IO). Simulasi dilakukan pada 17 sektor ekonomi dengan empat skenario distribusi anggaran, berfokus pada Sektor A (Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan) dan Sektor C (Industri Pengolahan). Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap skenario menghasilkan dampak berbeda terhadap output, Gross Value Added (GVA), income, dan labor. Skenario dengan alokasi terbesar ke Sektor C meningkatkan output sektor tersebut secara signifikan, namun kurang optimal dalam jangka panjang. Sebaliknya, skenario yang mengalokasikan anggaran lebih besar ke Sektor A memberikan dampak lebih luas terhadap ketahanan pangan dan penyerapan tenaga kerja. Implikasi kebijakan yang diusulkan meliputi optimalisasi distribusi anggaran MBG, pemberian insentif bagi petani dan UMKM pangan, serta penguatan infrastruktur dan rantai pasok pangan. Selain itu, integrasi kebijakan MBG dengan strategi ketahanan pangan berkelanjutan dan edukasi gizi diperlukan untuk meningkatkan efektivitas program. Dengan pendekatan yang tepat, program MBG dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan ekonomi, dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

